Berikut beberapa contoh daftar pustaka dengan 2 atau 3 penulis. Di beberapa sumber penulisan juga seringkali terdapat cara menulis daftar pustaka dari jurnal nama penulis yang disertai dengan gelar. Bisa berupa gelar pendidikan, gelar keagamaan hingga gelar bangsawan.

Cantumkan juga nama acara atau momen dimana wawancara berlangsung. Jangan lupa cantumkan kembali tahun wawancara dilakukan. Tempat wawancara juga perlu dicantumkan agar informasi yang didapat lebih lengkap dan informatif. Misalnya dengan kutipan langsung dan tidak langsung ataupun dengan tambahanfootnote.Agar semua dapat terangkum dengan rapi diperlukan daftar pustaka di akhir karya tulisnya.

cara menulis daftar pustaka dari jurnal

Berikut ini adalah beberapa gaya atau design yang biasa digunakan untuk penulisan kutipan dan penulisan daftar pustaka. Cukup mudah bukan cara menulis daftar pustaka dari jurnal dan sumber lainnya? Perhatikan tiap langkahnya dengan benar dan teliti, ya.

Untuk itu, mari kita belajar lebih banyak lagi tentang penulisan daftar pustaka yang benar. Terkadang bingung dalam menulis daftar pustaka bisa berakibat deadly, karena penulisan nama sumber atau nama penulis di daftar pustaka itu ada aturan yang harus dilakukan.

cara menulis daftar pustaka dari jurnal ini penting dicantumkan. Memang sedikit berbeda dengan penulisan daftar pustaka dari buku.

APakah penerbit yang memang berkredibel, atau dari instansi atau dari hal lainnya. judul jurnal wajib dicantumkan setelah penulisan tahun terbit. Penulisan judul jurnal menjadi poin penting yang tidak boleh ditinggalkan saat menulis daftar pustaka. Cara menulis daftar pustaka dari jurnal bisa berpedoman dengan tujuh unsur di bawah ini. Setidaknya, ketujuh unsur ini adalah patokan umum yang wajib ada saat menulis daftar pustaka. Ketika menulis daftar pustaka untuk jurnal, setidaknya akan ada beberapa peran dan fungsi yang diperolehnya.